Bun Joi Phiau Anggota DPRD DKI Jakarta Serahkan Uang Duka Kepada Anak Korban Banjir Tersengat Listrik di Cilincing
Menit Baca
Teks

Bun Joi Phiau Anggota DPRD DKI Jakarta Serahkan Uang Duka Kepada Anak Korban Banjir Tersengat Listrik di Cilincing

Oleh

Jakarta Utara, Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta sekaligus Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta Utara, Bun Joi Phiau, mengunjungi rumah duka korban banjir yang meninggal dunia akibat tersengat listrik di Jalan Camar 11 Gang 2 Blok R, RT 04/RW 08, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (12/1/2026).

Kedatangan Bun Joi Phiau bertujuan untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban serta memberikan uang duka kepada dua anak korban yang ditinggalkan. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan oleh pengurus RT setempat, termasuk Ketua RT 04, Hijaitun, serta warga sekitar.

Dalam keterangannya, Bun Joi Phiau menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah banjir yang menimbulkan korban jiwa di wilayah Cilincing. Ia menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk empati dan kepedulian terhadap warga yang terdampak.

“Kami datang ke sini untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan kepada anak-anak korban. Mereka tidak boleh sampai putus sekolah atau kehilangan masa depan meskipun orang tuanya telah tiada. Kami akan berupaya membantu agar pendidikan mereka tetap berjalan,” ujar Bun Joi Phiau.

Bun Joi Phiau juga menyoroti persoalan banjir yang dinilai sudah berulang dan semakin ekstrem. Menurutnya, kejadian ini harus menjadi pelajaran penting bagi kesiapan pemerintah dalam menghadapi potensi banjir, terutama ketika sudah ada informasi mengenai curah hujan tinggi.

“Ini musibah, dan bukan semata-mata kesalahan PLN. Yang perlu dievaluasi adalah bagaimana kesiapan dan penanganan banjir agar dampaknya bisa dikurangi. Jika sudah ada peringatan hujan besar, seharusnya ada langkah cepat untuk mengantisipasi genangan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa hampir 80 persen wilayah Jakarta Utara terdampak hujan deras yang berlangsung sejak pagi hingga dini hari. Oleh karena itu, ia mengimbau warga agar lebih waspada, khususnya terkait penggunaan listrik saat terjadi genangan air.

“Jika air sudah mulai menggenang, pastikan listrik yang tidak perlu segera dimatikan. Banyak kabel dan colokan yang berada di bawah dan sangat berbahaya. Keselamatan warga harus menjadi prioritas,” katanya.

Sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan, Bun Joi Phiau juga berpesan kepada anak-anak korban agar tidak ragu menghubunginya apabila membutuhkan bantuan apa pun. Ia memberikan nomor kontak yang tercantum pada kartu namanya untuk memastikan komunikasi tetap terbuka.

“Kami akan terus berupaya hadir dan membantu sesuai kapasitas kami,” pungkasnya.

 

(Ahm) 

48 Kali Dibaca · Nasional


Berita Lainnya