Kota Bekasi, Polres Metro Bekasi Kota bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Kebangsaan di Lapangan Alun-Alun Kota Bekasi, Jumat (10/10/2025). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antarinstansi dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Bekasi.
Apel dihadiri oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Wali Kota Bekasi Dr. Tri Adhianto Tjahyono, pejabat utama Polres, serta unsur TNI, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri Bekasi.
Wali Kota Bekasi Dr. Tri Adhianto dalam sambutannya menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban bersama aparat pemerintah dan penegak hukum.
"Apel kebangsaan ini merupakan bentuk sinergi Forkopimda bersama Polres untuk terus membina keamanan dan ketertiban masyarakat. Kuncinya adalah bagaimana kita melibatkan seluruh unsur, bukan hanya pemerintah, tapi juga warga,” ujar Tri Adhianto.
Ia menambahkan, kondisi Kota Bekasi yang tetap aman dan kondusif merupakan hasil kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah.
"Kita belajar dari berbagai peristiwa, termasuk unjuk rasa yang sempat terjadi, namun berkat kesigapan masyarakat dan aparat, situasi tetap terkendali,” kata Tri.
Wali kota juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong pemberdayaan warga di tingkat RW dan RT, termasuk melalui program dana pembangunan Rp100 juta per RW, sebagai bentuk penguatan gotong royong dan rasa memiliki terhadap keamanan lingkungan.
Selain itu, Pemkot Bekasi berencana menyediakan alat komunikasi terpadu antar-RW untuk mempercepat koordinasi jika terjadi gangguan sosial di masyarakat.
Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengungkapkan bahwa apel kebangsaan juga dirangkaikan dengan pemusanahan sekitar 500 senjata tajam (sajam) hasil penindakan kepolisian dalam enam bulan terakhir.
"Senjata tajam ini merupakan hasil sitaan dari berbagai kasus, mulai dari tawuran, begal, hingga temuan masyarakat. Hari ini semuanya kami musnahkan bersama Forkopimda,” jelas Kapolres.
Kusumo menegaskan, jajaran Polres Metro Bekasi Kota terus meningkatkan upaya preventif dan represif dalam menekan angka kriminalitas.
"Kami berkomitmen untuk menegakkan hukum secara tegas dan profesional. Siapa pun yang berbuat, harus bertanggung jawab. Kami juga mohon dukungan masyarakat agar keamanan Kota Bekasi tetap terjaga,” ujarnya.
Apel kebangsaan ini diakhiri dengan doa bersama serta simbolis pemusnahan senjata tajam oleh Forkopimda sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga Kota Bekasi yang aman, damai, dan berkarakter kebangsaan.
(Ahm)